telusur.co.id – Sejak dilanda krisis, situasi perekonomian Venezuela amburadul. Pihak asing, ingin memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingannya. Salah satunya adalah Amerika Serikat.

Negeri Paman Sam itu mencoba ‘menyuap’ dengan memberikan bantuan makanan kepada pemerintah Venezuela. Tapi, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro tak tergiur sedikitpun. Bantuan Amerika ditolak mentah-mentah oleh Maduro.

Akibatnya, bantuan AS menumpuk di Kolombia dekat dengan perbatasan dengan Venezuela dan pemimpin oposisi Juan Guaido telah bersumpah untuk menentang upaya Maduro memblokir pasokan bantuan memasuki negara itu.

Maduro menolak bantuan dari Amerika bukan tanpa sebab. Menurutnya, Amerika sedang ada ‘maunya’. Amerika ingin menyedot kekayaan Venezuela dengan menawarkan makanan yang remeh temeh.

BACA JUGA :  Iran: Rakyat Venezuela akan Gagalkan Konspirasi Baru AS

Lebih tegas lagi, Maduro menyebut jika bantuan Amerika layak ditolak karena menawarkan makanan busuk yang sudah terkontaminasi. “Ini jebakan, mereka mengadakan pertunjukan dengan memberikan makanan busuk dan terkontaminasi,” kata Maduro, berbicara dalam sebuah acara di kota Ciudad Bolivar.

Saat ini, dibeberkan Madura, Amerika telah mencuri US$30 miliar dan menawarkan remah makanan busuk. Supaya makanan busuk ini tidak masuk Venezuela, Maduro meminta militer untuk mempersiapkan “penempatan khusus” untuk memperkuat perbatasan dengan Kolombia dan membuatnya “tak tertembus.”

“Saya tidak melebih-lebihkan. Di Gedung Putih, Donald Trump dan Ivan Duque mengumumkan rencana perang melawan Venezuela,” katanya, merujuk pada pertemuan pada hari Rabu lalu, di mana Presiden Donald Trump menegaskan kembali bahwa “semua opsi” ada di atas meja sehubungan dengan Venezuela. (ham)

BACA JUGA :  Adik Fidel Tegaskan, Kuba Tak Akan Pernah Meninggalkan Venezuela

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini