Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi.Foto:telusur.co.id


telusur.co.id- Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi mengatakan, tahun lalu, sebanyak 2.713 Koperasi, Usaha, Mikro dan Menengah (KUKM) telah memanfaatkan layanan akses pasar melalui fasilitas promosi dan pemasaran produk unggulan di 34 paviliun provinsi dariah tersebut meningkat sebesar 23,32 persen dari 2017 lalu.

“Dari omzetnya pun mengalami peningkatan sebesar 270,84 persendari tahun sebelumnya,” kata Emilia di kantor Kemenkop dan UKM, Jakarta, Rabu (13/2/19).

Emilia memastikan, Smesco Indonesia akan terus berupaya menambah jumlah KUKM yang dilayani dengan pelbagai cara. Salah satu caranya ialah melalui program-program dan akan dilaksanakan pada tahun ini.
Dijelaskannya, upaya ini di antaranya melalui temu mitra, bimbingan teknis dan pendampingan pemasaran, keikutsertaan dalam pameran strategis baik di dalam maupun luar negeri, serta inkubasi bisnis.

BACA JUGA :  Kemenkop Harap Koperasi Jadi Mata Pelajaran di Sekolah

Lebih jauh, Emilia menerangkan, pada 2019 ini, Smesco bakal memperkuat peran dan fungsi paviliun provinsi. Tujuannya, sebagai wadah promosi produk unggulan dan miniatur produk-produk unggulan KUKM Indonesia di bidang kerajinan, fashion, sepatu dan alas kaki, dan makanan minuman dalam kemasan serta kuliner melalui canvassing ke daerah-daerah.

Canvassing ini, tutur Emilia, untuk mencari produk-produk unggulan dan mitra-mitra baru. Karenanya, nanti akan dilakukan penyelenggaraan event-event provinsi sebagai ekspose potensi unggulan daerah, baik produk, seni budaya, pariwisata, investasi, dan kuliner khas masing-masing provinsi.

BACA JUGA :  Jokowi Akan Kunjungi Lima Negara Pekan Depan

“Melalui canvassing ini, nanti, produk-produk yang berkualitas di seluruh provinsi yang belum terbuka akses pasarnya akan menambah koleksi dan khasanah keragaman produk unggulan di smesco,” tandasnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini