Ekonom Senior, Rizal Ramli / Net

telusur.co.id – Ekonom senior Rizal Ramli mengungkapkan, pemilik tanah atau lahan dengan jumlah besar itu ada di lingkararan Presiden Joko Widodo.

“Saya mohon maaf, dari pidato seperti itu, Presiden Widodo ‘kerdil’. Karena, pemilik tanah yang besar ada di sekitarnya. Kalau mau lakukan itu, ambil tanah semuanya yang besar-besar, bagikan pada rakyat. Jadi jangan ‘kerdil’ jadi presiden,” kata RR, sapaan karibnya, dalam konperensi pers di kediamannya, Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/2/19).

Pernyataan Rizal menanggapi pidato capres petahana, yang menunggu pengembalian pemilik konsesi besar ke negara.

Menurut RR, pemerintah dalam membuat kebijakan harus berlaku untuk semua, bukan menargetkan orang per orang. Karenanya, jika ingin mengambil lahan yang dimiliki segelintir orang dengan jumlah besar dan diberikan ke rakyat, sebaiknya dimulai dari sekelilingnya.

BACA JUGA :  Gerindra Serahkan Capres Pada Prabowo

“Saya sudah mulai kesel. Harusnya presiden man of honor. Kebijakannya berlaku untuk semua, bukan orang per orang ditargetkan. Ini kan orang perorang ditargetkan. Ambil saja tanah yang kebanyakan itu pendukung Jokowi bagi sama rakyat, itu baru hebat,” kata Rizal.

Lagi pula, langkah seperti itu sudah pernah dilakukan di Amerika Latin, yang menurut RR, karena presidennya berfikir revolusioner. Namun, RR tak menyebut nama negara.

“Itu di Amerika latin banyak yang begitu, presidennya revolusioner. Tanah orang kaya diambil semua dibagikan ke rakyat,” jelasnya. “Menunjukkan kekerdilan seorang presiden Jokowi. Mohon maaf.”

BACA JUGA :  Buka Kongres HMI, Jokowi : Kita Punya Modal Besar Jadi Pemimpin..!

Sebelumnya, Capres petahana Joko Widodo menunggu penerima konsesi (pemberian hak izin tanah oleh pemerintah) besar untuk mengembalikan lahan negara yang dikuasainya. Siapa penerima konsesi yang dimaksud?

Tantangan Jokowi itu dilontarkan dalam pidato kebangsaannya di Konvensi Rakyat Jokowi, di SICC, Bogor, Jawa Barat, kemarin. Ia menyindir penerima konsesi dengan luas yang besar, saat berbicara tentang program perhutanan sosial dan jutaan hektare tanah yang telah diterbitkan konsesi untuk rakyat. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini