Ekonom senior Rizal Ramli. Foto: telusur.co.id/Tio Pirnando

telusur.co.id- Kebijakan impor yang kerap dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo menjadi pertanyaan bagi ekonom senior Rizal Ramli.

Rizal mempertanyakan, sebenarnya kebijakan impor pemerintahan itu untuk siapa, apakah untuk rakyat atau asing?

“Mr. Presiden mohon maaf anda bekerja buat siapa? Apakah anda bekerja untuk petani di Vietnam, Malaysia?” kata Rizal di kediamannya, Jalan Bangka, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/19).

Mantan Menteri Perekonomian era presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini berharap agar capres petahana tidak lagi membuat janji-janji yang kemungkinan tidak ditepati, khususnya soal impor.

BACA JUGA :  RR Dukung Wacana Prabowo Pisahkan Kementerian LHK

Menurut dia, jika pemimpin memiliki sejarah dan warna kebohongan, sebenarnya sudah tidak ada lagi kredibilitasnya untuk membuat janji-janji baru.

“Janji-janji baru untuk kedaulatan pangan dan kedaulatan keuangan tidak akan kredibel, karena pemimpin yang sudah sangat sering berbohong tidak layak untuk membuat janji baru,” tandasnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini