Program kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM tahun ini memastikan akan terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan kewirausahaan di Tanah Air. FOTO:telusur.co.id

telusur.co.id- Program kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM tahun ini memastikan akan terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan kewirausahaan di Tanah Air. Karenanya, Kemenkop akan mencanangkan beberapa program di tahun ini dalam rangka menumbuhkan dan mengembangkan wirausahawan-wirausahawan.

“Pengembangan kewirausahaan bagi 8.790 calon wirausaha melalui pemasyarakatan kewirausahaan, pelatihan kewirausahaan, pelatihan technopreneur dan kewirausahaan sosial,” kata Deputi Bidang Pengembangan SDM, Rulli Nuryanto dalam konperensi pers di kantor Kemenkop, Jumat (1/2/19).
Rulli melanjutkan, program yang dilakukan pihaknya ialah peningkatan kualitas SDM UMKM bagi 3.500 pelaku UMKM melalui pelatihan vokasi. Lalu, pengembangan SDM UKM bagi 500 pemuda melalui fasilitasi magang.

Kemudian, untuk meningkatkan daya saing UMKM melalui kewirausahaan, disampaikan Rulli, pihaknya akan konsisten mendukung wirausaha lokal melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dan Gerakan Mahasiswa Pengusaha (GMP).

BACA JUGA :  DPR Harus Buat Generasi Muda Tertarik di Bidang Usaha

Pada tahun ini, untuk mendukung upaya itu, Kemenkop akan terus menumbuhkan dan mengembangkan budaya kewirausahaan. Antara lain melalui kerja sama dengan perguruan tinggi seluruh Indonesia dan pelatihan bagi 7.050 mahasiswa, sarjana, generasi muda, dan kelompok masyarakat strategis lainnya.

Untuk meningkatkan daya saing koperasi dan UMKM, Kemenkop akan melaksanakan program peningkatan kualitas SDM koperasi bagi 4.530 pelaku koperasi melalui pelatihan perkoperasian, pengembangan standardisasi, dan sertiflkasi bagi 2.010 pelaku koperasi dan UMKM melalui pelatihan dan uji sertiflkasi kompetensi SDM KUKM, dan peningkatan kapasitas pengelola LKM berbasis kompetensi dan pelatihan manajemen SDM KUKM berbasis kompetensi.

Sedangkan, dalam penguatan kapasitas pembina, pendamping koperasi dan UMKM dan petugas penyuluh lapangan, Kemenkop akan melaksanakan program pelatihan bagi penyuluh koperasi dengan peserta sebanyak 350 orang, pelatihan bagi pendamping SDM dengan peserta sebanyak 300 orang, pelatihan bagi pembina KUMKM di daerah dengan peserta sebanyak 150 orang.

BACA JUGA :  DPR Harus Buat Generasi Muda Tertarik di Bidang Usaha

Untuk mengefektifkan dan mengefisienkan penyelenggaraan peningkatan SDM KUKM, Kemenkop telah mengalokasikan anggaran untuk pelatihan dan pendampingan di provinsi dan kabupaten/kota melalui mekanisme Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp200 miliar, yang dialokasikan di 34 provinsi dan 172 kabupaten/kota dengan sasaran peserta pelatihan sebanyak 56.056 orang dan pendamping sebanyak 1.279 orang.

Sekedar informasi, DAK 2018 dialokasikan Kemenkop sebesar Rp100 miliar ke 34 provinsi dengan sasaran peserta pelatihan sebanyak 23.545 orang dan pendamping sebanyak 1.500 orang.[asp]

Like :

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini