Ekonom Senior, Rizal Ramli / Net

telusur.co.id- Ekonom senior, Rizal Ramli mendukung gagasan yang digaungkan capres nomor urut dua, Prabowo Subianto terkait pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Karena, selama ini berbagai kejahatan dan masalah lingkungan hidup tertutup secara institusional akibat penggabungan kementerian itu.

“Bukti yang paling kasat mata adalah nilai kerusakan lingkungan PT Freeport sebesar Rp 185 triliun bisa dihapuskan oleh pemerintah,” kata Rizal dalam keterangannya, Minggu (17/2/19).

Selain itu, menurut Rizal, persoalan pelbagai potensi pelanggaran lingkungan hidup dalam kasus reklamasi, dan pembakaran hutan, juga menjadi kurang transparan.

BACA JUGA :  Rizal Ramli Tunggu Nyali Sri Mulyani untuk Debat Masalah Utang

“Lebih banyak membawa kepentingan pengusaha besar ketimbang kepentingan generasi yang akan datang,” imbuhnya

Oleh karena itu, pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup dari Kehutanan, merupakan langkah yang cukup strategis. Diharapkan, dampaknya monitoring dan enforcement lingkungan hidup semakin berwibawa dan efektif.

Disisi lain, Rizal menyesalkan pernyataan capres petahana, Joko Widodo yang menganggap penggabungan Kementerian Lingkungan dan Kehutanan adalah hal wajar. Alasannya, apabila digabungkan maka akan menjadi kurang efektif saat melakukan penindakan pelanggaran.

“Karena di negara-negara lain Kementerian Lingkungan Hidup berdiri sendiri, sehingga mereka bisa efektif jika terjadi pelanggaran,” tegas Rizal.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini