Anggota BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean. (Foto: telusur.co.id/Fahri)

telusur.co.id – Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean menanggapi tentang ramainya tagar sandiwaraUno. Menurut Ferdinand, Sandiwara Uno merupakan sebuah propaganda opini yang dimaikan oleh penduukung Joko Widodo (Jokowi).

“Sandiaga itu tidak pernah melakukan sandiwara, saya tahu persis apa yang terjadi semua,” kata Ferdinand saat ditemui di Gedung Joeang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/19).

Menurutnya, dalam politik, propaganda seperti itu biasa saja. Hal ini sengaja dihembuskan untuk membangun opini bahwa seorang Sandiaga Uno gemar melakukan sandiwara.

BACA JUGA :  Lari Pagi di Pekalongan, Sandiaga Terkejut Ratusan Orang Sudah Menunggunya

“Tetapi kalau kita bicara fakta, sandiwara itu tidak ada sama sekali. Saya tidak ingin juga menyebutnya hoaks, tapi ini adalah propaganda opini yang ditujukan untuk membangun opini publik bahwa Sandiaga itu suka bersandiwara,” ungkap politikus Partai Demokrat itu.

“Faktanya tidak ada sandiwara di sana. Jadi semua itu real apa adanya terjadi, tidak ada pencitraaan, tidak ada apapun di sana, tidak ada rekayasa,” tambahnya.

Dia menjelaskan, kejadian Sandiaga saat mengunjungi korban banjir bandang yang berlumuran lumpur di Kecamatan Tamalate, Kelurahan Mangasa, Makasar Sulawesi Selatan, Sabtu (26/1/2019) lalu adalah hal yang benar-benar terjadi. Begitu pula soal petani bawang asal Brebes yang curhat ke Sandiaga Uno hingga menangis.

BACA JUGA :  Konvoi Malam Takbiran, Wagub DKI Tak Masalah

“Ini kan hanya propaganda pendukung Pak Jokowi. Mungkin ya karena pendukungnya terlalu banyak melihat pencitraan, jadi menganggap orang lain seperti itu,” tandasnya. (far)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini