KPK / Net

telusur.co.id – Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengungkapkan Bupati Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah, Supian Hadi (SH) telah menerima mobil dan uang dari kasus korupsi dalam penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi dari Pemkab Kotawaringin Timur.

Diakui Laode, selain mendapatkan uang tunai sebesar Rp500 juta yang diduga diteima melalui pihak lain. Supian juga diduga menerima mobil mewah yang harganya hingga milyaran rupiah. ‚ÄúDiduga SH telah menerima mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp710 juta, mobil Hummer H3 seharga Rp1,35 miliar,” katanya saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Dalam kasus izin usaha, dibeberkan Laode, Supian telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekomonian.

Supian Hadi disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Diduga, terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp5,8 triliun dan 711 ribu dolar AS yang dihitung dari hasil produksi pertambangan bauksit, kerusakan lingkungan, dan kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan yang dilakukan PT FMA, PT BI, dan PT AIM. (ham)

Like :
BACA JUGA :  Ini Bukti Ketum Golkar Tidak Peduli Kader

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini