Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon / telusur.co.id

telusur.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon menegaskan sangat menghormati dan takjim dengan K.H. Maimoen Zubair.

“Saya tidak rela melihat beliau diperlakukan tidak pantas hanya demi memuluskan ambisi politik seseorang ataupun sejumlah orang. Inilah yang telah mendorong saya menulis puisi tersebut. Saya tidak rela ada ulama kita dibegal dan dipermalukan semacam itu,” ungkap Fadli, Minggu.

Sebagai wujud rasa hormat, Fadli berencana akan sowan ke kediaman K.H. Maimoen Zubair di Pondok Pesantren Al Anwar, Karangmangu, Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Fadli Zon Desak Kasus Penyerangan Hermansyah Diusut Tuntas

“Dalam waktu dekat Insya Allah saya mungkin akan bersilaturahim ke K.H. Maimoen Zubair. Meskipun puisi saya—sekali lagi—tidak pernah ditujukan untuk beliau, sebagai salah satu aktor politik saya ingin meminta maaf karena kontestasi politik yang terjadi saat ini mungkin telah membuat beliau dan keluarga menjadi tidak nyaman akibat gorengan orang-orang yang tak bertanggung jawab,” inginnya.

Terkait dengan pengakuan, K.H. Muhammad Najih Maimoen, telah memberikan penjelasan bahwa beliau menerima klarifikasi bahwa kata ganti “kau” memang tidak ditujukan kepada K.H. Maimoen Zubair.

“Tanpa klarifikasi dari sayapun, beliau sendiri berpandangan jika kata ganti “kau” memang ditujukan kepada orang lain, bukan Mbah Moen. Beliau juga menjelaskan jika aksi massa yang telah menggoreng isu ini bukan berasal dari kalangan santrinya, melainkan digoreng oleh pihak luar,” tuntasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini