Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat jumpa pers di kantor Kemenkop dan UKM, Jakarta, Jumat (22/2/19). Foto : Tio Pirnando

telusur.co.id- Direktur Pembiayaan Syariah Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) Jaenal Aripin mengatakan,  penyaluran dana bergulir secara langsung ke pelaku usaha memang memiliki resiko yang cukup tinggi. Karenanya,  diperlukan penguatan sistem pengawasan dan infrastruktur yang mendukung sebelum penyaluran dana dilakukan.

“Penyaluran ke mikro ini ditunggu-tunggu karena seksi, tapi untuk syariah kita terkendala PMK,” kata Jaenal dalam dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (22/2/19).

Jaenal mengaku bersyukur, karena draft payung hukum penyaluran dana bergulir  pola syariah dalam bentuk Permenkop sudah ada. 

BACA JUGA :  Jika PMK No. 75/2011 Diubah, LPDB KUMKM Bakal Bisa Langsung Biayai UMKM

Dengan adanya landasan payung hukum ini, diharapkan pelaku usaha bisa secara langsung mengakses pembiayaan ke LPDB sehingga dapat mendorong peningkatan usahanya

“Alhamdulillah legal draft udah selesai tinggal minggu depan akan diuji publikkan,” imbuhnya.

Selain itu, LPDB-KUMKM juga bakal melakukan uji publik terkait rencana penyaluran dana bergulir syariah secara langsung ke pelaku usaha mikro.  

“Setelah uji publik nanti, tidak lama kemudian akan dilaporkan ke Menteri (Menteri Koperasi dan UKM) agar bisa ditandatangani dan bisa segera dilakukan penyaluran ke pelaku usaha mikro,” tandasnya.[Ham]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini