Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Turki Erdogan

telusur.co.id – Turki menjadi mitra strategis bagi Amerika Serikat untuk menguasai wilayah Timur Tengah, untuk itu, Presiden Donald Trump akan menempatkan David Satterfield sebagai duta besar AS untuk Turki.

David Satterfield merupakan diplomat kawakan yang memiliki segudang pengalaman di Timur Tengah. Dari data yang didapat, Satterfield pernah menjadi asisten menteri luar negeri urusan Timur Tengah.

Dia juga pernah menjabat wakil kepala misi AS di Irak, duta besar untuk Lebanon, direktur urusan Timur Dekat di Dewan Keamanan Nasional, serta di Suriah, Tunisia dan Arab Saudi.

BACA JUGA :  Donald Trump Dukung Langkah Israel Serang Gaza, PKS Tak Habis Pikir
Gedung Putih mengakui Turki merupakan sekutu NATO dengan mayoritas muslim. Letak Turki juga cukup strategis karena berbatasan dengan Suriah, Irak, dan Iran dan menjadi pemain utama di kawasan tersebut.

Konflik di Suriah kemudian pengumuman Trump atas penarikan pasukan AS, dampak dari pembunuhan wartawan Saudi di konsulat Saudi di Istanbul, dan tuntutan Turki atas ekstradisi ulama Muslim dari AS menjadi isu utama dalam hubungan kedua negara .

Presiden Turki Tayyip Erdogan senang dengan keputusan Trump pada Desember untuk menarik pasukan AS dari Suriah. Washington memberikan dukungan bagi pejuang Kurdi Suriah YPG. Hal tersebut bertolakbelakang dengan Turki, yang menyebut kelompok itu sebagai organisasi teroris.

Pada November Erdogan mengatakan Turki tidak akan menaati sanksi baru AS terhadap industri perminyakan dan pengiriman Iran karena mereka bertujuan menciptakan “ketidakseimbangan dunia.” Trump dan Erdogan juga memiliki cara yang berbeda dalam menanggapi pembunuhan terhadap wartawan yang berbasis di AS Jamal Khashoggi pada 2 Oktober.

Trump menginginkan Washington mendukung pemerintah Saudi dan penguasa de facto mereka, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, meskipun CIA menafsirkan bahwa putra mahkota kemungkinan menjadi dalang pembunuhan kolumnis Washington tersebut. Arab Saudi mengatakan putra mahkota tidak memiliki pengetahuan sebelumnya tentang pembunuhan tersebut. (ham)
BACA JUGA :  Jet Tempur F-16 Jatuh di Turki Tengah, Pilot Dikabarkan Tewas

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini