Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati.Foto:Net

telusur.co.id- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) menantang capres 01 Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka kartu timnya sendiri terkait kepemilikan lahan berstatus HGU (Hak Guna Usaha).

Hal itu, dikatakan oleh Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati, pasca Jokowi membongkar HGU milik Prabowo dalam debat Pilpres ke dua.

Merespon itu, Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandiaga, Hidayat Nur Wahid pun meminta WALHI lah yang membongkarnya. Karena, Politikus PKS ini yakin, Jokowi tidak akan membongkar lahan HGU yang dikelola oleh timsesnya.

“Tapi seandainya pak Jokowi takut penuhi tantangan WALHI ungkap HGU yg dikelola olh Timsesnya, demi keadilan& keterbukaan informasi yg dijamin UU, mestinya WALHI berani& tidak takut unt mengungkapkannya secara terbuka,” ungkap Hidayat dalam akun twitter, Rabu (20/2/19).

BACA JUGA :  Kubu Jokowi Minta Kubu Prabowo Tidak Bawa Perasaan di MK

Seperti diketahui, dalam debat capres ke dua, yang bertema lingkungan, energi, SDA dan infrakstruktur. Capres no 1 Jokowi, membongkar Prabowo memiliki lahan total seluas 340 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo pun tak membantah. Dia menjelaskan bahwa lahan yang disebut Jokowi berstatus HGU.

Melihat hal itu, Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati mengatakan, kepemilikan lahan negara oleh elite bukanlah rahasia.

Menurutnya, selain membongkar HGU milik Prabowo, Jokowi seharusnya juga berani mengungkapkan lahan negara yang dimiliki orang-orang dalam timnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini