KPU

telusur.co.id – Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Ramadani Damanik mengakui keinginan warga untuk pindah tempat pencoblosan sangat banyak, untuk itu, KPU memfasilitasinya dengan membuka 172 posko pindah pemilih.

Seluruh posko tersebut, tersebar di 151 kelurahan dan 21 kecamatan se-Kota Medan. Agussyah mengatakan posko tersebut dibuka untuk mendekatkan lokasi pengurusan formulir A5 bagi masyarakat yang ingin pindah memilih pada saat hari pemungutan suara 17 April 2019.

“Posko ini untuk mendekatkan layanan ke daerah atau lokasi yang dianggap berpotensi besar mengurus surat pindah memilih,” katanya.

Dibeberkan dia, program yang diluncurkan oleh KPU Kota Medan ini sangat diapresiasi masyarakat karena proses pengurusan surat pindah memilih lebih cepat. Apalagi, animo publik semakin tinggi dalam beberapa pekan belakangan ini.

Untuk itu, KPU Kota Medan ingin memberikan layanan maksimal pengurusan surat pindah memilih atau pemilih pindahan yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dengan cara membuka posko di 151 kelurahan dan 21 kecamatan.

Setiap Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kelurahan dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Medan mulai Senin (11/2) akan mencari lokasi-lokasi strategis untuk didirikan posko pindah memilih seperti di sekitar kampus-kampus negeri dan swasta, daerah kos-kosan mahasiswa/karyawan, kawasan pabrik/perusahaan, rumah sakit dan sebagainya yang dianggap punya potensi besar pemilih pindahan.Seluruh kawasan tersebut merupakan daerah potensial mengingat sepanjang sosialisasi aktif yang dilakukan KPU Kota Medan bersama PPK dan PPS sejak Desember 2018 di ratusan titik, banyak warga dari luar kota Medan mengaku tidak bisa pulang ke daerah asal tempatnya terdaftar pada saat hari pemungutan suara. Sebab, hanya libur sehari sehingga tidak cukup waktu untuk kembali. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini