Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon / Net

telusur.co.id – Informasi adanya 111 Warga Negara Asing yang memiliki Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik di Cianjur, Jawa Barat, merupakan skandal besar dan harus di selidiki.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, kepada wartawan, di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/2/19).

“Saya kira ini pasti sudah skandal besar. Harus kita selidiki. Kalau perlu, nanti saya ke sana melihat,” kata Fadli.

Menurut Wakil Ketum Partai Gerindra itu, kepemilikan e-KTP bagi warga asing merupakan hal yang baru baginya. Sebab, selain warga negara Indonesia, seharusnya tidak boleh memiliki kartu tanda penduduk.

“Ya mana bisa, e-KTP kalau penduduk ya penduduk Indonesia dong! Masa ada orang Cina penduduk Indonesia, yang bener saja,” kata Fadli.

BACA JUGA :  Berburu Hakim Agung, KY Gelar Diskusi Siang Ini

Untuk itulah, ia menyebut peristiwa e-KTP bagi WNA merupakan hal serius. Karena bisa mengancam keaman negara dan meminta TNI untuk ikut turun tangan.

“Kalau ada TKA dapat e-KTP itu masalah. Karena, satu orang asing saja yang bisa menyusup ke negara kita itu ancaman bagi bangsa kita. Apalagi banyak. Saya kira TNI harus terlibat di situ, karena ini sudah menyangkut ancaman negara,” kata Fadli.

Diketahui, Kepemilikan e-KTP oleh TKA asal Cina di Cianjur membuat heboh. Imigrasi Sukabumi-pun mengungkap ada 111 WNA yang memegang e-KTP di wilayahnya. Tak ada aturan yang dilanggar, semua sesuai dengan undang-undang.

BACA JUGA :  Fadli Zon Sebut Kemenag Konyol

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi Nurudin menjelaskan WNA yang memiliki KTP tidak mempunyai hak memilih ataupun dipilih pada pemilihan umum.

Aturan soal e-KTP bagi TKA sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Khusus aturan soal TKA dengan kondisi tertentu wajib punya e-KTP ada di pasal 63 dengan keterangan WNI dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang telah berumur 17 tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki KTP-el atau e-KTP. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini