FET adalah pasukan wanita pertama yang dilibatkan dalam misi pemeliharaan perdamaian dalam Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco, memiliki tugas dan peran sama dengan prajurit pria lainnya.Foto:telusur.co.id

telusur.co.id- Sebanyak 23 Personel Female Engagement Team (FET) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (Monusco), beberapa waktu lalu mengikuti karnaval peringatan “International Women Day” di sepanjang jalan protokol Avenue Lumumba, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo.

FET adalah pasukan wanita pertama yang dilibatkan dalam misi pemeliharaan perdamaian dalam Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco, memiliki tugas dan peran sama dengan prajurit pria lainnya.

BACA JUGA :  Panglima TNI Pimpin Tactical Floor Game Pengamanan Pemilu 2019

Dalam peringatan tersebut, personel FET Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco menampilkan tarian khas Indonesia yaitu pocho-pocho dan gemufamire dengan menggunakan berbagai pakaian adat.

Peringatan International Women Day atau Hari Perempuan Internasional memiliki tujuan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan diantaranya kesetaraan gender, perlindungan perempuan akibat kekerasan dan pemulihan perempuan akibat kejahatan seksual tersebut melibatkan perempuan dari berbagai profesi, organisasi perempuan, pelajar juga mahasiswa.

Kegiatan karnaval dibuka langsung oleh Gubernur Tanganyika Mr. Richard Ngoy Kitangala dihadiri oleh Wadan Satgas Indo RDB Monusco Letkol Inf Totok Prio Kismanto, S.E., Head of Office (HoO) Monusco Mrs. Julia Wickam, pejabat sipil, militer dan berbagai organisasi perempuan yang berada di Propinsi Tanganyika.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini