´╗┐Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti / telusur.co.id

telusur.co.id- Kasus operasi tangkap tangan (OTT) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Rommy, dinilai akan mempengaruhi perolehan suara partai pada 17 April nanti. Karenanya, disarankan, PPP segera mencari” “nahkoda” baru untuk menyelamatkan partai.

“Dibutuhkan nakhoda untuk membawa partai ini mengarungi Pileg yang akan datang,” kata pengamat politik Ray Rangkuti kepada telusur.co.id, Sabtu (16/3/19).

Masalah perpecahan internal PPP, tutur Ray, juga tidak bisa dianggap remeh jika partai ingin lolos ke Senayan. Karenanya, kasus Rommy ini, jika tidak disikapi dengan bijak, kata dia, akan mempertaruhkan nasib partai.

BACA JUGA :  Hamzah Haz Sarankan PPP Segera Gelar Muktamar Luar Biasa

“Ini akan mengguncang internal (PPP). Di satu pihak masih ada masalah soal kepengurusan mereka yang terbagi,” paparnya.

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) ini beranggapan, kasus yang menimpa pucuk pimpinan PPP, akan menjadikan partai sedikit terlambat dalam konsolidasi kampaye. Bahkan, sebagai partai pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin, PPP berpotensi tidak terlalu banyak terlibat. Karena, harus menyelesaikan permasalahan internal.

“Dua masalah ini akan menjadikan PPP sejenak akan terlambat dalam melakukan konsolidasi apalagi kampanye. Jadi, riaknya akan lebih banyak secara internal dibandingkan eksternal ke pasangan Jokowi-Maruf,” tandasnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini