Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

telusur.co.id- Presiden Joko Widodo disarankan untuk mengambil cuti kampanye. Tujuannya, untuk mencegah agar birokrasi, TNI dan Polri tidak menyalahgunakan kekuasaan, karena terpaksa.

Saran itu disampaikan oleh politikus Partai Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter-nya @AndiArief__, Minggu (10/3/19).

“Pak Jokowi sebaiknya ambil cuti, untuk mencegah keterpaksaan birokrasi/polri/TNI salah gunakan kekuasaan,” cuit Andi.

Andi juga menyarankan, dalam menjalankna fungsi kepresidenan, jika Jokowi cuti, bisa dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Karena, dia menganggap, bila Jokowi tidak cuti, sangat wajar ada anggapan bahwa Pilpres sudah tidak fair.

BACA JUGA :  Mohamed Salah Siap Tempur Saat Mesir Jumpa Rusia

“Menurut saya dg alasan berhalangan sementara Pak JK bisa jalankan fungsi Presiden. Rakyat sudah anggap Pilpres tidak fair,” demikian cuit Andi.[Ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini