Komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifuddin. Foto:telusur.co.id

telusur.co.id – Kuasa hukum Koalisi Masyarakat Anti Hoaks, Eggi Sudjana, mengancam akan menduduki kantor Badan Pemgawas Pemilu (Bawaslu) RI, jika laporannya terkait dugaan kebohongan Calon Presiden Petahana, Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan pada debat capres 17 Februari lalu, tidak ditindaklanjuti.

Menanggapi ancaman tersebut, Komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifuddin mengatakan, pihaknya merasa senang jika ada pihak yang memoerhatikan dan mengkritisi kinerja Bawaslu.

“Yah, tanyakan ke yang berniat (menduduki Bawaslu). Kita dalam posisi pertama, senang saja ada para pihak yang memperhatikan dan mengkritisi kita,” kata Afifuddin saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/19).

BACA JUGA :  Massa PBB Dihadang Polisi

Yang kedua, lanjut Afifuddin, dalam proses penanganannya, pihaknya akan memperlakukan sama semua kasus yang dilaporkan ke Bawaslu.

“Dugaan-dugaan pelanggaran yang disampaikan ke kita, kita akan tangani sesuai dengan aturan dan undang-undang yang sudah mengaturnya,” ujar Afiffuddin.

Sebelumnya, Eggi Sudjana menyampaikan ancaman akan menduduki kantor Bawaslu RI jika laporannya tak diproses dan Jokowi dinyatakan tidak melanggar.

“Jadi, kalau keputusan Bawaslu bilang tidak temukan pelanggaran, kita harus gimana? Kita duduki Bawaslu,” tegas Eggi di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/19) kemarin.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini