Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilhan DKI Jakarta Nomor 42, Sudarto. Foto: Istimewa

telusur.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tetap akan menjual saham Pemprov di produsen Anker Bir, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Hal itu tetap dilakukan Anies meski Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Pras) menolak penjualan saham tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilhan DKI Jakarta Nomor 42, Sudarto, mendukung kebijakan Mantan Mendikbud tersebut.

“Saya H. Sudarto calon DPD RI Dapil DKI Jakarta Nomor 42 mendukung kebijakan Gubernur Anis Baswedan menjual saham Pemprov DKI di produsen bir, PT Delta Djakarta Tbk,” kata Sudarto, Selasa (5/3/19).

Menurut Sudarto, sebagai seorang Calon Anggota DPD RI yang berlatar belakang santri, dirinya sangat mendukung Jakarta bebas dari minuman beralkohol.

BACA JUGA :  Gubernur Anies Diancam 3 Tahun Penjara, Refly Harun: Berlebihan!

“Karena minuman keras bisa memabukkan, dan itu haram serta bisa merusak mental masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Anies mengungkapkan, dana saham di perusahaan bir itu akan lebih bermanfaat apabila dijual dan uangnya digunakan untuk pembangunan Jakarta.

“Dana itu jauh lebih bermanfaat bila kita gunakan untuk pembangunan bagi masyarakat kita apalagi dengan ukuran APBD kita sekarang itu menjadi kecil sekali dari situ,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/19).

Anies menjelaskan, dana di saham PT Delta lebih bermanfaat untuk pembangunan yang bisa dirasakan warga Jakarta. Sebab, dividen atau hasil keuntungan dari saham PT Delta Djakarta menyumbang rata-rata keuntungan Rp 38 miliar setiap tahun.

BACA JUGA :  Peletakan Batu Pertama Stadion BMW, Anies: Insyaallah Mimpi Kita Jadi Kenyataan

Menurut Anies, PT Delta Djakarta tak banyak berubah setiap tahunnya. Ia melanjutkan, nilai dividen itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang mencapai Rp 89 triliun pada 2019.

“Nambahnya segitu-segitu juga uangnya,” katanya.

Pemprov DKI sendiri sudah menanam saham di perusahaan bir sejak 1970 lalu. Rencana penjualan saham tersebut sudah dijanjikan Anies sejak kampanye Pemilihan Gubernur pada 2017 lalu. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini