Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai, pembatalan ini merupakan bukti jika ucapan seorang kepala negara saja sulit untuk di pegang.Foto:Net

telusur.co.id – Calon presiden petahana, Joko Widodo semakin memperlihatkan konsistensinya dalam penurunan elektabilitas.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahean menanggapi hasil Survei Litbang Kompas yang menyatakan Jokowi-Ma’ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno hanya dengan selisih 11,8 persen

“Hasil Survei Litbang kompas yang baru dirilis menunjukan konsistensi penurunan elektabilitas Jokowi. Artinya bahwa Jokowi ternyata tidak mampu mendapat kepercayaan dari masyarakat,” kata Ferdinand kepada telusur.co.id, Rabu (20/3/19).

Ferdinand menganggap, dengan tingkat elektabilitas di bawah 50 persen, menunjukkan bahwa masyarakat semakin kurang percaya terhadap pemerintahan saat ini.

BACA JUGA :  Soal Jenderal Kardus, Pendukung Jokowi Minta Anak Buah SBY Hormati Prabowo

Na’asnya, kata Ferdinand, Jokowi mempertahankan elektabilitas saat dirinya terpilih pada Pilpres 2014, saja tidak mampu.

Padahal, mantan Gubernur DKI Jakarta itu sangat gencar membangga-banggakan infrastruktur yang dibangunnya. Namun, kampanye tersebut ternyata tidak menyentuh masyarakat.

“Sekarang menurun. Meskipun gencar kampanyenya tentang kesuksesan infrastruktur bahwa masyarakat tidak mau memberikan kepercayaan lagi kepada Jokowi,” tandas dia 

Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, elektabilitas Joko Widodo-Ma’ruf Amin 49,2 persen dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno 37,4 persen.

BACA JUGA :  Kepemimpinan Jokowi Tidak Bisa Obati Luka Umat Islam

Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia. Margin of errorsurvei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini