Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi .Foto :telusur.co.id

telusur.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mengungkapkan, meskioun sempat membuat partai terpengaruh, ternyata juga ada hikmah yang bisa diambil dari tertangkapnya Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Satu dua hari memang berpengaruh, tapi hari ketiga ini kita melihat teman-teman di bawah justru bisa mengambil hikmah, bisa mengambil berkah dari OTT nya mas Romy ini,” kata Arwani di kantor Formappi, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (19/3/19).

Menurutnya, ada beberapa pelajaran dan hikmah yang bisa diambil dari tertangkapnya Romy, salah satunya adalah ada beberapa kader PPP yang selama ini berada di kubu Muktamar Jakarta pimpinan Humphrey Djemat, saat ini ingin kembali bersama membangun PPP.

BACA JUGA :  DPP PPP Harap Kubu Humphrey Hadir

“Bahkan beberapa teman yang kemarin berada di kubu sebelah, di kubu Pak Djan Faridz (sekarang Humphrey Djemat) sekarang mulai berpikir bareng-bareng menata PPP,” terang Arwani.

Arwani mengaku tak mengetahui, apakah kader PPP kubu muktamar Jakarta punya persoalanbdengan Romy sebelumnya atau tidak. Namun, lanjut dia, pasca Romy tak lagi memimpin PPP, ada keinginan mereka untuk kembali bersama membesarkan PPP.

“Saya ga tahu, apakah karena dulu mereka berhadapan dengan Mas Romy. Ketika sekarang Mas Romy nya tidak lagi berada di DPP PPP, mereka punya pemikiran yang lain bagaimana bareng-bareng membesarkan PPP,” terangnya.

BACA JUGA :  Rommy Kena OTT, PPP Masih Nunggu Keterangan Resmi KPK

Seperti diketahui, Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kanwil Kementerian Agama di Jawa Timur. Romy diduga terlibat kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini