Kemenkop/fotoz: istimewa

telusur.co.id – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengapresiasi pesatnya pembangunan di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, dalam tiga tahun terakhir. Menurut dia, kemajuan ini buah dari kekompakan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) yang ada di Dharmasraya, termasuk dengan pemerintah pusat.

“Saya tadi mendengar, dalam tiga tahun ini ada sekitar Rp 1,4 triliun APBN yang mengalir ke Dharmasraya untuk membangun aneka infrastruktur. Ini prestasi yang luar biasa dan tidak mudah dicapai,” kata Puspayoga dalam acara Sinergi Kementerian Koperasi dan UKM dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya Dalam Pemberdayaan KUKM, di Dharmasraya, Sumbar, Selasa (12/3/19).

Dikatakan Puspayogam, pesatnya pembangunan itu juga diharapkan tak berhenti ditengah jalan, karena dengan pertumbuhan yang terus meningkat memperlihatkan kekompakan antara Forkompinda dan pemerintah terus terjaga. “Saya berharap agar kekompakan Forkompinda dan pemerintah pusat tetap dijaga”.

BACA JUGA :  Tinjau Palu, DWP Kemenkop Salurkan Bantuan Pasca Bencana

Saat ini lanjut dia, pemerintah terus mengejar pertumbuhan ekonomi, dengan dibarengi dengan pemerataan kesejahteraan. “Fokus pemerintahan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur. Dimana pembangunan infrastruktur tidak hanya di Pulau Jawa, melainkan merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk Dharmasraya,” ucapnya.

Jika pembangunan infrasruktur di daerah tidak dipacu, kata Puspayoga, maka akan melahirkan high cost di sektor distribusi barang. “Dengan tersedianya sarana infrastruktur yang memadai, maka ongkos distribusi barang bisa menjadi murah dan lancar,” paparnya.

Terkait program pemberdayaan KUKM, Puspayoga menjelaskan, bahwa suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) saat ini sudah 7 persen pertahun, dari sebelumnya 22 persen pertahun. Begitu juga dengan pajak UKM yang sudah turun menjadi 0,5 persen dari sebelumnya sebesar 1 persen. “Itulah upaya-upaya yang dilakukan pemerintah pusat untuk pemerataan kesejahteraan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kemenkop Diharapkan Fokus Pada Upaya Reformasi Koperasi

Oleh karena itu, Puspayoga meyakini, cita-cita dan tekad Pemkab Dharmasraya untuk mandiri melalui koperasi dan UKM bukanlah sesuatu yang sulit untuk dicapai. “Lihat saja di Singapura, yang menguasai pasar ritel disana adalah koperasi. Begitu juga di AS, koperasi merupakan unit usaha yang terbilang besar. Di Indonesia juga bisa, asalkan koperasi dikelola dengan baik dan profesional, bukan untuk kepentingan politik praktis sesaat,” tandasnya.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini