Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak / Net

telusur.co.id- Mantan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan siap menjadi opisisi jika Prabowo-Sandi terpilih di Pilpres, dan tak mampu mengungkapkan aktor dibalik penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

“Saya akan menjadi oposisi utama bila kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, juga tidak dituntaskan oleh Pemerintahan Pak @prabowo dan Bang @sandiun,” cuit Dahnil dalam akun Twitter-nya @Dahnilanzar, Selasa (12/3/19). Diketahui, Hari ini, Selasa (13/3) tepat 700 hari pasca penyiraman air keras kepada Novel Baswedan pada 11 April 2017 silam.

BACA JUGA :  Indikator: PPP dan Hanura Paling Banyak Dukungannya Terbelah kepada Oposisi

Menurut Dahnil, kasus yang menimpa Novel mesti dijawab oleh negara. Jika tidak, hal ini menuju suatu kesimpulan bahwa negara acuh terhadap kasus seperti ini

“Teror terhadap Novel dan penyidik KPK lainnya tak terungkap sesungguhnya bukan karena ‘tak bisa’ namun ‘tak mau’.

Ia mengaku kecewa, hingga saat ini, pelaku dan aktornya tak kunjung terungkap. Pengungkapan kasus penyiraman terhadap Novel, kata Dahnil, bukan berhadapan dengan kendala teknis, namun non teknis.

“Yakni keinginan politik. Karena, seperti diungkap Novel, ada banyak aktor berpengaruh yang bekerja dibelakang para pelaku,” demikian cuit Dahnil.[far]

BACA JUGA :  Indikator: PPP dan Hanura Paling Banyak Dukungannya Terbelah kepada Oposisi
Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini