Bekas Anggota DPR RI Amin Santono / Net

telusur.co.id – Amin Santono, bekas Anggota DPR RI itu dieksekusi ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Eksekusi dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada terpidana kasus suap alokasi dana tambahan bagi Kabupaten Lampung Tengah dan Sumedang pada APBN 2018.

Disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat yang menjatuhkan vonis pidana penjara 8 tahun, Amin akan menjalani pidana penjara di Lapas Klas I Sukamiskin.

“Yang bersangkutan akan menjalani pidana penjara di Lapas Klas I Sukamiskin,” kata Febri kepada wartawan, Rabu (13/3/19).

BACA JUGA :  DPR Beri Garansi RUU KUHP Tidak Lemahkan KPK

Selain Amin, hal serupa juga dilakukan KPK kepada Yaya Purnomo Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman, Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.

Serta Eka Kamaludin seorang konsultan, berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat yang menjatuhkan vonis pidana penjara 4 tahun.

Dalam perkara ini, Amin Santono, Yaya Purnomo, dan Eka Kamaludin mengupayakan kabupaten Lampung Tengah mendapat alokasi tambahan anggaran dari APBN 2018 dan kabupaten Sumedang mendapat alokasi tambahan anggaran yang bersumber dari APBN Perubahan 2018.

BACA JUGA :  Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Fredrih Yunadi

Amin meminta pungutan 7 persen dari total anggaran yang diterima pemerintah daerah dengan pembagian kepada Amin Santono sebesar 6 persen dan Eka serta timnya sebesar 1 persen. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini