Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hermawan Saputra dalam diskusi bertajuk "Menuju Debat III, Menakar Visi Kesehatan" di kawasan Mentang, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/19)

telusur.co.id – Debat ketiga Pilpres pada 17 Maret 2019 mendatang diharapkan bisa memberikan solusi terkait pemerataan pelayanan kesehatan. 

Hal itu diungkapkan Mantan Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi dalam diskusi bertajuk ‘Menuju Debat III Menakar Visi Kesehatan’, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/19). 

Berdasarkan studi yang dilakukannya terkait beban penyakit dan faktor risiko di 34 provinsi dari tahun 1990 hingga 2017, kata Nafsiah, masih banyak ketimpangan pelayanan kesehatan di daerah.

“Memang betul Indonesia telah meraih kemajuan cukup banyak dalam bidang kesehatan. Tetapi pelayanan kesehatan tidak merata, atau masih ada ketimpangan,” kata Nafsiah.

Selain itu, Nafsiah mengungkapkan, bahwa Indonesia masih bermasalah dengan jumlah tenaga kesehatan yang tergolong sedikit. 

“Ini harus menjadi tugas besar bagi siapa pun yang akan terpilih pada Pemilu 2019,” ujarnya.

Dia pun meminta agar pemerintah ke depan serius untuk melayani masyarakat dalam hal kesehatan ini. Siapapun yang terpilih nantinya, kata dia, diharapkan mampu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, penurunan prevalensi balita pendek (stunting), pengendalian penyakit menular dan pengendalian penyakit tidak menular.

Untuk diketahui, Debat Pilpres Ketiga akan mempertemukan Calon wakil presiden, Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno. Debat akan membahas tentang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini