enteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: Dok. Kemenag

telusur.co.id- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melayani oknum-oknum yang mengatasnamakan pejabat Kemenag pusat terkait usulan kenaikan pangkat dengan mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening tertentu.

Penegasan ini disampaikan Menag Lukman saat bertemu seratusan guru, penyuluh dan penghulu se Jawa Timur di Balai Diklat Keagamaan, Surabaya, beberapa waktu lalu.

“Itu sama sekali tidak benar. Jangan pernah melayani apa pun yang Panjenangan semua harus membayar ke rekening tertentu. Itu jelas penipuan, tidak ada pembayaran dalam kenaikan pangkat. Jangan mau melayani hal hal seperti itu,” tegas Lukman.

BACA JUGA :  Sejumlah ASN Kabupaten Alor Datangi KASN dan Bawaslu

Penegasan Menag tersebut terkait keluhan salah seorang guru MAN 1 Tuban, Suhartati yang bertanya soal adanya oknum yang siap membantu kenaikan pangkat dengan modus transfer sejumlah uang ke rekening tertentu.

Pada 2017 lalu, Suhartati mengajukan usul kenaikan pangkat dari 4a ke 4b. Tiba-tiba tadi pagi ia dihubungi oleh seorang oknum dan memintanya menghubungi salah seorang pejabat di Kemenag Pusat agar melengkapi persayaratan.

“Dia mengatakan hak saya sudah ada dan meminta saya untuk mencatat salah satu nomor rekening Bank Mandiri, apakah yang begini memang harus dipenuhi prosesnya Pak Menteri,” kata Suhartati.

BACA JUGA :  KIPP Minta Sinyalemen Ketidaknetralan ASN, TNI/Polri Direspon Cepat

Menag Lukman menyatakan oknum yang mengatasnamakan pejabat Kemenag Pusat yang siap membantu dalam kenaikan pangkat dengan iming-iming transfer uang jelas adalah modus penipuan.

Selain penipuan modus kenaikan pangkat, para guru juga mengeluhkan lemahnya akses aplikasi Sistem Informasi Elektronik Kinerja ASN (SI-EKA).[Tp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini