Masjid Al Noor terletak di pusat Kota Christchurch, tepatnya di Dean Avenue, menghadap Hagley Park./Net

telusur.co.id – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Sunanto menuding pemerintah New Zealand melakukan pembiaran terhadap aksi terorisme yang terjadi di Kota Christchurch.

“Kota Christchurch terkenal dengan kota sejuta taman, ramah pada pendatang dan damai dalam menjalankan ibadah ternodai oleh aksi teroris biadab yang terkesan dibiarkan oleh pemerintah New Zealand,” tuding Sunanto melalui keterangan tertulisnya, Jumat.

Dimana letak pembiarannya? Ia membeberkan, salah satu teroris penembakan adalah warga Negara Australia Brenton Tarrant. Brenton pernah menulis manifesto setebal 73 halaman yang menyatakan niat jahatnya. Hal ini tentu diketahui oleh semua orang terutama intelijen New Zealand. Sangat mencurigakan dimana tidak ada tindakan pencegahan dari pihak terkait

BACA JUGA :  Tuntaskan Persoalan Uighur, Muhamadiyah Minta Cina Tak Gunakan Kekerasan

Tak itu saja, Sunanto juga menganggap New Zealand sebagai negara yang tidak aman karena membiarkan teroris berkembang biak. “Dengan aksi penembakan yang disiarkan langsung oleh pelaku teror tersebut ini membuktikan pemerintah New Zealand gagal melindungi warga negaranya dan mendeteksi dini kegiatan terorisme di Negara mereka,” katanya.

Selanjutnya, Pemuda Muhammadiyah mendesak agar pemerintah New Zealand menyatakan tindakan tersebut sebagai tindakan terorisme yang biadab. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini