Pasukan Amerika di Irak. (Irib)

telusur.co.id – Koalisi Reformasi dan Rekonstruksi di parlemen Irak menentang kehadiran pasukan asing dan pembangunan pangkalan militer di negara mereka.

Seperti dilaporkan Tasnim News Selasa (5/3/19), Koalisi Reformasi dan Rekonstruksi di parlemen Irak pimpinan Sayid Ammar Hakim meratifikasi keputusan dewan ini terkait penentangan terhadap kehadiran pasukan asing dan pembangunan pangkalan tetap Amerika di wilayah Irak.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini menyatakan tidak berencana menarik pasukannya dari Irak.

Seiring dengan kekalahan kelpmpok teroris Daesh alias ISIS di Irak pada Desember 2017, rakyat, partai, tokoh dan media Irak menuntut penarikan pasukan Amerika Serikat dari wilayah negara mereka.

BACA JUGA :  Koalisi AS Akui Telah Membantai Lebih dari 1000 Warga Sipil Irak dan Suriah

Berita lainnya menyebutkan, kesepakatan politik dua partai Kurdi ditandantangani di sidang bersama mereka di Arbil.

Kesepakatan ini mencakup isu kawasan Kurdistan, Kirkuk dan Baghdad. (fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini