Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy mengenakan rompi tahanan KPK / Net

telusur.co.id-Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) mengatakan, merasa dijebak atas kasus suap jual beli jabatan di kementerian agama, yang saat ini sedang membelitnya.

“Saya merasa dijebak,” tegas Rommy, saat keluar sekitar pukul 11.47 WIB menggunakan rompi oranye dan kaca mata hitam, Sabtu (15/3/19).

Tidak hanya itu, Romi juga memberikan surat terbuka untuk Indonesia dengan tulisan tangganya.

Dalam surat itu, ia juga mengungkapkan, kasus yang sedang menjeratnya itu sebuah jebakan.

ia juga mengaku sangat sadar bahwa dirinya telah dibuntuti berbulan-bulan.

Rommy juga berprasangka, bahwa kejadian yang dialaminya saat ini adalah sebuah resiko dari dirinya yang seorang juru bicara utama dari tim koalisi yang menganut paham nasionalisme, Religius dan moderat.

BACA JUGA :  TKN Yakin OTT Rommy Tak Terkait Pilpres

Untuk itu, di surat itu juga, ia meminta maaf kepada TKN, Masyarakat, terutama kepada keluarganya.

Seperti diketahui, KPK menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy. Saat ini Rommy sedang berada di Mapolda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan awal.

Rommy ditangkap di Surabaya, Jawa Timur. Lokasi penangkapan disebut berada di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Surabaya.

Dalam sebuah OTT, tim KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini