Jubir Kemenlu Rusia, Maria Zakharova. (Foto: russkiymir.ru)

telusur.co.id – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengecam sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui secara resmi kedaulatan Israel terhadap Dataran Tinggi Golan.

“Mengubah status Golan untuk menghindari Dewan Keamanan PBB adalah pelanggaran nyata dan langsung terhadap keputusan lembaga ini terkait kawasan tersebut,” kata Zakharova, seperti dilaporkan Sputnik, Jumat (22/3/19).

Seraya mengisyaratkan pengambilan sikap legal dan bertumpu pada prinsip Rusia terkait kepemiliki Golah oleh Suriah, Zakharova menambahkan, resolusi 497 Dewan Keamanan yang diratifikasi tahun 1981 membenarkan sikap Moskow.

BACA JUGA :  Tidak Bermanfaat, Iran Tolak Tawaran Trump Untuk Bertemu

Zakharova menjelaskan, evaluasi negara ini terkait bahwa keputusan rezim Zionis Israel untuk melanjutkan kedaulatan ilegalnya di Dataran Tinggi Golan tidak berubah.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, pada Kamis (21/3) dalam statemen provokatifnya menyatakan, setelah 52 tahun telah tiba saatnya bagi AS mengakui secara penuh kedaulatan Israel terhadap Dataran Tinggi Golan.

Dataran Tinggi Golan sebuah wilayah pegunungan dan masuk wilayah Quneitra di barat daya Suriah.

Rezim Zionis Israel menduduki sebagian besar wilayah Golan tahun 1967 dan sejak saat itu, meski ada berbagai resolusi PBB, Tel Aviv menolak menyerahkan wilayah yang didudukinya ini kepada pemerintah Suriah. (fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini