Ketua PBNU, Robikin Emhas./Net

telusur.co.id – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut berbahagia atas dibebaskannya Warga Negara Indonesia (WNI) dari jerat hukum di negeri jiran Malaysia.

Siti Aisyah dinyatakan tidak bersalah oleh Pengadilan Malaysia karena Siti Aisyah meyakini adegan yang ada hanya reality show, tidak ada niat membunuh Kim Jong Nam.

“Selain itu, Siti Aisyah hanya diperalat orang lain dan ia tidak menyadari hal itu. Ia, Siti Aisyah juga tak mendapat keuntungan dari perbuatannya,” Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas dalam keterangannya pada wartawan, Senin (11/3/19).

BACA JUGA :  Menlu Sebut Kebebasan Siti Aisyah Puncak Usaha Pengacara dari Pemerintah RI

Robikin mengatakan, sebagai seorang pengacara, dirinya percaya bahwa putusan pembebasan Siti Aisyah ini diperoleh dengan penuh perjuangan.

“Justice for all, keadilan layak diterima oleh setiap orang, tak pandang bulu,” tegas Robikin.

Dia juga mengungkapkan, semangat yang dilakukan pemerintah melindungi warga negara dimana pun berada, patut diapresiasi.

“Terima kasih Pemerintah Malaysia, terima kasih Pemerintah Indonesia,” katanya. (fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini