Xi, yang juga ketua Komisi Militer Pusat, mengatakan angkatan bersenjata harus menyusun strategi mengambil tanggung jawab bagi persiapan untuk melakukan peperangan.FOTO:Istimewa

telusur.co.id – Sekeras apapun sikap Amerika Serikat terhadap China akhirnya luluh juga. Melemahnya, Amerika terlihat ketika Presiden Donald Trump memohon agar pemerintah China segera menghapus semua tarif pada produk pertanian AS karena adanya kemajuan dalam pembicaraan dagang. Akhirnya, Amerika nyerah juga.

Tak itu saja, Trump juga memohon kepada China agar menunda rencana pemberlakuan tarif 25 persen pada produk China. “Saya meminta China agar segera menghapus semua tarif pada produk pertanian kami (termasuk daging sapi, daging babi, dll) berdasarkan pada fakta bahwa pembahasan Perdagangan berjalan dengan baik,” cuit Trump di Twitter.

BACA JUGA :  Gara-gara Dipermalukan, Amerika Potong Anggaran Untuk PBB

Menurut Trump adanya tarif pada produk pertanian AS sangat memberatkan para petani. Karenanya, jika dihapuskan akan membantu para petani. “Ini sangat penting bagi petani besar kita – dan tentunya bagi saya!” kata Trump.

Menteri Pertanian AS, Sonny Perdue pekan ini mengatakan bahwa para perunding dagang AS telah meminta China agar menurunkan tarif pada produk alkohol AS, namun tidak diketahui pasti apakah Beijing mau menuruti permintaan tersebut.

Unggahan Trump di Twitter muncul beberapa jam setelah kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan akan menunda kenaikan tarif pada produk China senilai 200 miliar dolar AS.

Pemberitahuan, yang akan dipublikasi di Daftar Federal Selasa depan, menyebutkan “tidak lagi sesuai” untuk menaikkan tarif mengingat adanya progres dalam perundingan sejak Desember 2018. Tarif akan tetap “10 persen hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Kenaikan tarif dari 10 persen menjadi 25 persen awalnya dijadwalkan pada 1 Januari, namun setelah percakapan yang produktif dengan Presiden China Xi Jinping, pemerintah Trump memberikan perpanjangan batas waktu selama 90 hari.

Minggu lalu Trump mengatakan karena adanya kemajuan dalam pembicaraan dagang dirinya kembali menunda kenaikan tarif.  (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini