Dr.Azmi Syahputra/ Istimewa

Oleh: Azmi Syahputra _ Dosen Fakultas Hukum UBK

Ketangkapnya Kasus Andi Arief di salah satu hotel memang nyata nyata adalah kasus narkoba pribadi, karena perbuatan atau kesalahannya tersebut ia tahu bahwa tindakannya itu adalah perbuatan melawan hukum (yang dilarang) dan ia dengan sengaja tahu atas akibat tindakannya tersebut. Ini kan sudah positif jadi gak ada kaitan kubu sana atau kubu sini.

Namun secara sosiologis karena AA sebagai aktivis politik cenderung mengeluarkan statement kontroversi dengan segala warna atas nama demokrasi jadi bisa saja ada beberapa pihak tertentu yang merasa lega hati atas peristiwa hukum tertangkap tangannya AA ini dengan segala konsekuensinya.

BACA JUGA :  41 DPRD Malang Digarap KPK, Bukti Eksekutif Dan Legislatif Curang

Sehingga tidak ada keterkaitan tertangkapnya AA dalam kasus pemakai narkobanya dengan pemerintah, pemerintah dengan agenda kerjanya sendiri begitu pula dengan case AA yang dengan aktifitas sendiri, sehingga jika ada pihak pihak tertentu melakukan perbuatan yang bertentangan dengan undang undang maka harus mempertanggung jawabakan perbuatannya sendiri.

Semua hal tentang tindakan perbuatan yang dilarang ini sudah diatur dalam UU jadi aparat penegak hukum semata menjalankan Undang undang maka hormatilah proses hukum yang berjalan dan membuktikan fakta fakta hukumnya.

Kejadiaan AA ini harus diambil hikmah terlepas atas nama korban atau tidak namun karena dia sudah dewasa, sudah mampu berpikir jauh dan tahu resiko, maka jadi seseorang aktifis itu bukan hanya mengkritik namun harus memperbaiki jadilah aktivis yang bisa jadi panutan, menjaga integritas dan beretika.***

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini