Pasar Burung Pramuka/Net

telusur.co.id – Transaksi penjualan unggas masih berlangsung normal meskipun 2019 dianggap sebagai tahun politik. Pedagang unggas di Pasar Burung Pramuka mengaku bahwa pemilu yang akan berlangsung 17 April mendatang tak berpengaruh terhadap penjualan.

“Penjualan masih ramai tidak terpengaruh penyelenggaraan Pemilu April mendatang,” kata Hendra salah seorang pedagang unggas di Pasar Burung Pramuka Jakarta, Jumat (1/3/19).

Hendra mengatakan, pemilu biasanya berlangsung hanya sehari ditambah sehari perhitungan suara, jadi tidak terlalu berpengaruh terhadap penjualan burung, setelah selesai Pemilu pasar akan ramai kembali.

“Biasanya pasar itu sepi pengunjung kalau lagi hujan, karena pembeli mengetahui saat musim hujan unggas banyak yang sakit,” terang Hendra.

BACA JUGA :  KPU Yogya : Selain Isi SIPOL, Saat Pendaftaran Seluruh Parpol Wajib Serahkan Data Minimal 410 Anggota

Penjual burung yang sudah menggeluti profesinya sejak kelas lima SD ini mengatakan kalau dari dulu perhatian pemerintah tidak terlalu besar pada pasar burung, pengalaman Hendra yang berjualan sejak kecil membuatnya bisa bertahan sampai saat ini.

Di lokasi yang sama, Nur salah seorang pedagang mengatakan kalau biasanya Pasar Burung Pramuka itu ramai pengunjung dihari sabtu minggu atau ditanggal merah.

“Kalau pengunjung itu datang biasanya sabtu sama minggu sama hari libur, pengunjung itu ramai walaupun tidak beli tapi tetap ramai yang datang,” kata Nur.

BACA JUGA :  KPU Dikeroyok 3 Parpol, Sidang Adjudikasi Mulai Digelar di Bawaslu

Pedagang yang akrab dipanggil Nur Kumis ini menjual berbagai jenis burung mulai dari Kenari, Murai Batu, Lovebird, Pleci dan burung-burung lainnya.

“Burung yang paling laku di toko saya adalah burung Murai, biasanya saya jual mulai dari Rp1.000.000 untuk yang ekornya pendek dan Rp2.000.000 untuk yang panjang ekornya 19 centimeter,” ujar Nur.

Pengunjung yang datang ke Pasar Burung Pramuka juga bukan hanya warga Jakarta tapi ada dari daerah lain yang datang seperti Bandung, Tegal, dan Indramayu. (fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini