telusur.co.id-  Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido tiba di bandara Caracas pada hari Senin, usai dilarang oleh pengadilan bepergian ke luar negeri. Tujuan, Guaido keliling negara-negara latin ialah menggalang kampanye untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

Kerumunan pendukung bersorak menyambut kedatangan Guaido dan istrinya di internasional Maiquetia. Dia kemudian naik ke atap mobil dan mengacungkan jempol kepada orang-orang yang berkerumun di jalanan, sebelum berangkat ke Caracas tempat beberapa ribu pendukung berkumpul untuk menyambutnya.

Guaido telah bersumpah untuk memimpin kembali protes pada hari Senin dan Selasa selama periode liburan Karnaval. Dia menyembunyikan rincian perjalanannya dan tiba  tanpa pemberitahuan.

BACA JUGA :  Berkat Hatch Venezuela Lepas Warga AS, Trump Malah Ikut Mengklaim

“Kembali ke negara kita tercinta! Venezuela, kami baru saja melewati imigrasi dan kami sekarang akan menuju ke tempat orang-orang kami, ”katanya di Twitter sesaat setelah tiba, disitat dari Reuters, Senin (4/3/19).

Kembalinya Guaido bisa menjadi titik tolak berikutnya dalam duelnya dengan Maduro ketika dia berusaha menjaga momentum dan menyemangati para pendukung internasionalnya untuk semakin mengisolasi pemerintah sosialis. Sebagian besar negara Barat mengakui Guaido sebagai kepala negara Venezuela yang sah.

Kemungkinan penangkapannya dapat memungkinkan oposisi untuk menyoroti bagaimana pemerintahan Maduro menekan musuh politik, dan mendorong Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi yang lebih keras.

BACA JUGA :  Amerika Pertimbangkan Sanksi Baru Baru Venezuela

Tapi itu juga bisa melucuti oposisi dari figur publik yang telah membawa persatuan setelah bertahun-tahun pertikaian.[tp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini