Ketua umum PPP Khittah, Tamam Achda.Foto:Istimewa

telusur.co.id – Penolakan kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhadap Suharso Monoarfa semakin membesar. Tak hanya disuarakan oleh kader, Wakil Ketua Umum PPP, Tamam Achda juga menolak mentah-mentah penunjukan Suharso sebagai Plt Ketum PPP.

“Keputusan menunjuk Suharso sebagai Plt tidak sah. Sesuai dengan ART Pasal 13 kalau ketua umum berhalangan hanya dapat digantikan salah satu dari waketum,” tegas Tamam Achda kepada telusur.co.id, Rabu.

Tamam juga mempertanyakan dasar penunjukan Suharso sebagai Plt karena saran dari Mbah Moen. Dijelaskan, Mbah Moen hanya mengeluarkan saran. Nah, saran itu tidak bisa diikuti karena bertentangan dengan AD/ART.

BACA JUGA :  Ini Alasan PPP Muktamar Jakarta Dukung Prabowo-Sandiaga

“Saran Mbah Moen bukan AD/ART. Harusnya ikuti perintah yang ada di AD/ART,” jelasnya.

Karena ilegal dan tidak sah secara AD/ART, maka, secara teoritis akan digagalkan di forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas).

Berikutnya, Tamam Achda menyarankan kepada seluruh pengurus DPP untuk mematuhi aturan yang berlaku. Jangan lagi ada keputusan yang bertabrakan dengan AD/ART karena bisa menimbulkan kegaduhan dan kericuhan baru lagi.

Apalagi waktu pencoblosan pemilu 17 April menyisahkan 30 hari lagi, internal butuh soliditas dan kekompakan agar suara partai tidak terpecah.

BACA JUGA :  Arsul Sani Minta KPK Tidak Lebay

“Karena Suharso ilegal. Saran saya harus dikembalikan ke salah satu waketum. Silakan dipilih salah satu dari waketum yang ada,” dia mengusulkan. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini