Pemilik Ina Coockies itu memberikan kota yang berisi kue aneka rasa miliknya. Sandi tertarik dengan kemasan kue itu. Foto:telusur.co.id

telusur.co.id – Sandiaga Salahuddin Uno dihadang ratusan massa saat melewati Pasar Cikijing, Majalengka, Sabtu (2/3/19). Mereka memaksa calon wakil presiden nomor urut 02 ini turun. Sandi bergeming, dia tetap duduk di jok depan, melayani jabat tangan dan memberikan senyum terbaiknya.

Ratusan orang tersebut meminta Sandi untuk mampir dan menyapa para warga yang sudah menunggu. Eks wakil gubernur DKI ini dijadwalkan berdialog dengan para pelaku konveksi di Jalan Cikijing, Blok Sukaraos desa Sukamukti yang hanya berjarak 1 km dari pasar. Teriakan Prabowo Sandi terus menggema. Prabowo Sandi…. Prabowo Sandi…..Prabowo Sandi.

BACA JUGA :  Penerimaan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Hingga November Rp 41,9 Miliar

Sandi meminta maaf kepada para masyarakat di sekitar pasar. Bahwa dirinya tidak bisa turun karena tidak terjadwal sebagai titik kampanye.

“Saya minta maaf tidak bisa memenuhi undangan untuk turun, walau hanya satu atau lima menit. Karena tidak terdaftar sebagai titik yang saya kunjungi yang sudah tertera dalam jawal sosialisasi dan kampanye,” terang Sandi kepada pihak yang terus memintanya turun di samping mobil.

Hukum, lanjut Sandi, harus ditegakkan. Dia tidak ingin melanggar ketentuan yang sidah disepakati. Akhirnya para warga yang mengerumuni mobil mengerti dan berjalan bersama menuju ke titik dialog dengan para pengusaha konveksi. “Ayo nggak papa kita ketemu di konveksi. Nanti kita bicara di sana,” ucap Sandi dan diamini oleh ratusan massa yang perlahan mencair dan berjaln mengikutinya dari belakang mobil.[far]

BACA JUGA :  Kunjungi Pasar Tradisional, Sandiaga Bakal Fokus Benahi Perekonomian
Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini