Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais / Net

telusur.co.id- Sejumlah tokoh nasional, mulai dari Amien Rais, Fahri Hamzah dan kawan-kawan berkumpul di gedung parlemen, guna memberikan pernyataan sikap terhadap perkembangan penanganan oleh KPU terkait laporan dugaan data tidak wajar, ganda, invalid, manipulatif .

Mantan ketua MPR RI Amien Rais menyatakan, berkumpulnya di Senayan kali ini merupakan upaya terakhir bagi dirinya dan badan pemenangan Prabowo-Sandi terhadap DPT yang belum valid.

“Ini upaya terakhir kita. Tapi DPT masih belum valid,” ucap Amien di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4/19).

Politisi Senior PAN ini juga membantah, kritikan yang diucapkan terkait masalah DPT dan KPU, sebagai upaya mendeligitimasi KPU sebagai lembaga pemilu.

BACA JUGA :  Fahri Hamzah Sebut Petahana Tak Miliki Konsep Kesejahteraan

Menurutnya, kritik-kritik yang disampaikannya itu, merupakan salah satu upaya dari dirinya untuk menjaga pemilu.

“Kita selalu dituduh mendeligitimasi KPU. Padahal kita selalu menyampaikan agar Pemilu ber legitimasi dan semakin hari semakin bagus. Kalau sungai hulunya koror hilirnya juga kotor,” papar Amien.

Sehingga, melihat masih banyaknya masalah DPT yang belum terungkap. Ia curiga ada permainan dalam KPU. Dan tetap meminta agar perhitungan suara 17 April nanti dilakukan di Gedung DPR, agar pihak-pihak lain tidak bisa menyusup.

“Yang saya rasakan ada sontoloyo di dalam KPU. Makanya, ada yang mengusulkan pada 17 April perhitungan di Senayan. Dimana semua bisa menyaksikan. Agar pergitungan yang jurdil. Saya melihat sudah ada maksud-maksud misterius yang menunjukan kecurigaan,” paparnya kembali. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini