anggota Koalisi Masyarakat Demokrasi lndonesia, Titi Anggraini. FOTO:istimewa

telusur.co.id- Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraeni, menilai, maksud dari ‘people power’ yang dilontarkan oleh politisi senior PAN Amien Rais. Perlu untuk dijelaskan lebih lanjut.

Menurut Titi, hal itu perlu dilakukan, agar tidak ada salah persepsi dimasyarakat.

“Kita kan tidak bisa melarang orng berpendapat. Tapi, supaya tidak terjadi kesalahan pemaknaan di ruang publik. harus jelas. Apa yang dimaksud people power. apakah mengambil alih atau sekedar menunjukan ekspresi aspirasi politik,” ujarnya, Kamis (4/4/19).

Hanya saja, ia tetap berharap. Mantan ketua MPR RI itu, tetap melakukan jalur konstitusi apabila menemukan kecurangan dalam Pemilu 2019. Nanti. Agar semua terbuka di ruang publik.

BACA JUGA :  LBP Mau Bongkar Dosa Amien Rais, Gerindra: Asal Jangan Direkayasa, Kemudian Dikriminalisasi

“Kalau dari sisi hukum. Kan negara ini punya mekanisme yang di jamin kosntitusi. Kalau ada ketidak puasan dari hasil, itu sudah diatur di MK. jadi, saya kira stiap dugaan kecuarangan tetap harus diselesaikan dengan cara yang benar-benar terbuka dan adil,”

“Jadi, kalau ada dugaan kecurangan itu yang harus dibuka. bukan dengan mendegasikan keberadaan institusi hukum yang ada,” ungkapnya kembali.

Politikus Senior PAN Amien Rais menyatakan akan menggunakan ‘people power’, apabila ditemukan kecurangan dalam Pemilu 2019. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini