Politikus Senior Golkar, yang juga mentan menteri hukum dan HAM, Andi Mattalatta/ Net

telusur.co.id- Pemilihan Umum, tinggal menghitung hari. Akan banyak kerawanan-kerawanan yang akan dihadapi.

Politikus Senior Golkar, yang juga mentan menteri Hukum dan HAM, Andi Mattalatta menilai ada beberapa titik kerawanan itu, diantaranya. Pencalonan, kampanye, Iklan TV, dan perhitungan suara.

Untuk pencalonan anggota legislatif, Andi yang juga merupakan orang yang pernah menjadi anggota DPR, mengusulkan agar, partai bisa memilih para kedernya yang sudah aktif selama lima tahun untuk dicalonkan sebagai anggota legislatif.

“Jika ingin mencalonkan, lebih baik calon itu aktif selama lima tahun. Jangan karena anak ketua umum lalu di calonkan,” ucapnya dalam diskusi ‘Pemilu damai, berintegritas, dan mensejahterakan’ di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/4/19).

BACA JUGA :  Kader Pindah Partai, Zulkifli: Seperti Transfer Pemain

Ia mengatakan, hal itu sangat perlu dilakukan. Guna, kebaikan partai. Terutama dalam hal kualitas kader.

“Supaya yang Lahir calon-calon yang tidak soal uang dan menghandirkan sorang memimpin yang baik,” paparnya.

Selain soal pencalonan. Mahkamah Konstitusi (MK) dan KPU, juga menjadi sorotan Andi yang menurutnya juga perlu diawasi ketat.

Melihat, MK dan KPU merupakan lembaga yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam Pemilu.

Oleh karena itulah, ia mengusulkan agar MK dan KPU diisi oleh orang-orang yang berintegritas tinggi bukan diisi oleh orang pencari kerja.

BACA JUGA :  KPU Sosialisasi Fasilitas dan Ketentuan Alat Kampanye ke Parpol

“MK sangat besar peranannya. Dia (MK) bisa membuat orang menang jadi kalah dan sebaliknya. Begitu juga dengan KPU. Makanya, untuk kedua intitusi ini menurut saya jangan diisi oleh orang pencari kerja,” ungkapnya lebih lanjut. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini