Direktur eksekutif Perludem, Titi Anggraini usai diskusi diskusi bertajuk "Mengawal Integritas Pemilu, Hak Pilih, Akuntabilitas Dana Politik dan Penegakan Hukum Pemilu" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jum'at (5/4/19). Foto:telusur.co.id

telusur.co.id – Dua hari jelang pencoblosan, masyarakat yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) pasti sudah menerima surat pemberitahuan untuk memilih atau form C6 di daerahnya masing-masing.

Tapi, jika masih ada warga yang belum menerima surat undangan memilih jangan panik. Segera melapor ke ketua RT atau ke KPPS untuk mendapatkan form C6.

“Belum terima Form C6 Pemberitahuan Memilih sampai hari ini? Langsung tanya sama Pak RT ya. Atau kalau kenal KPPS-nya, tanya ke beliau saja langsung,” anjur Direktur Eksekutif Perludem Titi Angraini, Senin.

BACA JUGA :  KPK Diminta Hiraukan Permintaan Pemerintah

Anjuran untuk meminta langsung ke RT atau KPPS, diterangkan Titi, sesuai dengan aturan yang ada. “Ini rujukannya: Pasal 14 ayat (1) PKPU 3/2019,” bebernya.

Di dalam PKPU itu disebutkan, apabila sampai dengab 3 Hari sebelum hari Pemungutan Suara terdapat Pemilih yang belum menerima formulir Model C6-KPU, Pemilih yang bersangkutan dapat meminta formulir Model C6-KPU kepada ketua KPPS paling lambat 1 Hari sebelum hari Pemungutan Suara dengan menunjukkan KTP-el atau identitas lain.

Seperti diketahui, pemilu serentak pilpres dan pileg akan diselenggarakan pada Rabu 17 April 2019. Masyarakat Indonesia akan memilih wakilnya di parlemen maupun presiden.

BACA JUGA :  Catatan Perludem, Calon Dari TNI/Polri Belum Mundur Rusak Demokrasi

Di TPS nanti, warga akan mendapatkan 5 surat suara. Surat suara untuk Presiden, DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten kota dan DPD. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini