Diskusi Catatan Pemilu 2019: Kampanye Politik Masa Depan, Kekuatan Data dan Peran Teknologi yang digelar di Paradigma Coffee, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/19). Foto: telusur.co.id/Tio Pirnando

telusur.co.id – Dalam rangka menggaet pemilih mileniaI, Partai Golkar meluncurkan aplikasi G4AR yang mengusung user experience berupa augmented reality. Tujuannya, agar kampanye Golkar bisa lebih cepat, masif, dan menjangkau lebih banyak calon pemilih.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar Bidang Inovasi Sosial, Dito Ariotedjo, dalam diskusi bertajuk Catatan Pemilu 2019: “Kampanye Politik Masa Depan, Kekuatan Data dan Peran Teknologi” yang digelar di Paradigma Coffee, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/19).

Tools-nya berupa aplikasi. Tapi experience yang didapatkan para calon pemilih lebih dari sekadar download. Tapi, informasi tentang Partai Golkar dan Jokowi – Amin dengan pengalaman baru tentang kiprah Partai Golkar, prestasi Jokowi, hingga profil KH Ma’ruf Amin, tapi dengan model yang sangat interaktif,” kata Dito .

BACA JUGA :  Pantau Quick Count, Golkar Optimis Paslon Usungannya Menang

Dito menambahkan, pilihan untuk menggunakan augmented reality, karena model tersebut tengah digandrungi anak muda. Terutama para penggemar game di ponsel pintar.

Menurut dia, kaum milenial, sebagai digital natives, butuh merasakan pengalaman baru terus-menerus di dunia digital yang semakin inovatif.

“Golkar adalah partai dengan fokus pada masa depan. Ketua umum kami, bapak Airlangga Hartarto, termasuk yang sejak awal mempromosikan persiapan menghadapi revolusi industri 4.0,” paparnya.

“Karena itu, adaptasi terhadap teknologi kekinian seperti aplikasi ini adalah bagian dari nilai-nilai Partai Golkar yang menjunjung tinggi inovasi,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Diterpa Isu Sprindik, Anak Buah Setnov Tegaskan Partai Golkar Tetap Solid

Di aplikasi tersebut, para user bisa selfie, berfoto bareng dengan template yang disediakan di dalam aplikasi. Foto-foto hasil olah digital di aplikasi itu, kemudian bisa bisa dibagi ke media sosial pribadi milik pengguna.

“Aplikasi ini menarik karena digabungkan dengan aktivasi online. Para pengunduh aplikasi ini akan ditautkan dengan aktivitas berbagi pengalaman melalui media sosial,” tandas Dito. (fhr)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini