Bin Firman dalam konferensi pers di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat / telusur.co.id

telusur.co.id – Mayoritas rakyat Indonesia tidak puas dengan penegakan hukum di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Hal itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Development Monitoring (IDM) yang dilakukan pada 14 – 29 Maret 2019.

“Saat ditanya bagaimana kondisi penegakan hukum saat ini, 57,9 persen menjawab tidak puas,” kata Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi, dalam konferensi pers di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/19).

Menurut Firman, ketidakpuasan tetsebut lantaran penegakan hukum masih tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

BACA JUGA :  Survei Terbaru IDM: Jokowi-Ma'ruf 38,76 Persen, Prabowo-Sandi 57,6 Persen

“Sedangkan, 32,7 persen responden mengaku puas penegakan hukum yang ada. Menurut mereka, semua sudah setara di mata hukum saat ini,” terangnya.

“Sedangkan sisanya, menjawab tidak tahu,” kata Bin Firman.

Adapun, survei ini dilakukan di 34 provinsi di Indonesia, dengan jumlah responden sebanyak 2500 orang yang tersebar secara proporsional di 408 kabupaten/kota. Margin of error survei ini plus minus 1,96 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden berasal dari laki-laki dan perempuan yang bekerja di sektor domestik atau publik, dengan aneka peofesi den ragam pendidikan, umur, serta penghasilan dan latar belakang agama yang berbeda. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini