Cawapres Ma'ruf Amin / Net

telusur.co.id – Cebong dan kampret, dua istilah itu kerap ramai menghiasi media sosial. Istilah itu muncul di antara persaingan simpatisan pendukung pasangan calon presiden 01 dan Capres 02.

Istilah cebong dan kampret terus berdengung selama masa pemilihan umum, khususnya pemilihan presiden 2019. Istilah itu kerap keluar di dunia maya yang dihembuskan oleh netizen pendukung 01 dan 02.

Cebong sendiri diberikan untuk pendukung paslon nomor urut 01, sedangkan kampret untuk pendukung paslon 02.

Kini penyelenggaraan Pemilu 2019 telah selesai, dan tinggal menunggu hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

BACA JUGA :  Teuku Wisnu Pilih Prabowo-Sandi Karena Ikut Ijtima Ulama

Dengan selesainya Pilpres 2019, calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak lagi menggunakan istilah cebong dan kampret.

“Kita kubur, ada cebong, ada kampret, kubur saja,” kata Ma’ruf di kediamannya, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/19).

Ma’ruf mengajak seluruh masyarakat untuk segera bersatu guna membangun bangsa. Jangan sampai, pembelahan terus berlanjut hingga harmonisasi hubungan antar warga terganggu. Sebab, terganggunya hubungan antar masyarakat akan berdampak pada terhambatnya pembangunan negara.

Lebih dari itu, dia melanjutkan, ketidakhamonisan itu juga mengganggu stabilitas nasional. “Tidak boleh dibiarkan terlalu lama.”

BACA JUGA :  Jusuf Kalla Tidak Akan Jadi Wakil Joko Widodo Lagi

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung dan relawan yang sudah memberikan partisipasi kepada dirinya dan Capres petahana Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

“Makasih sebesar-besarnya atas partipasi, kepercayaan dan dukungan.” [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini