telusur.co.id – Pakar Energi dan Kelistrikan, Ali Herman Ibrahim menyambut baik wacana Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto bakal menurunkan tarif dalam 100 hari pertama menjabat sebagai Presiden.

Pasalnya, menurut dia, Pembangunan tenaga listrik di Indonesia memiliki tujuan meningkatkan dan menyediakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Listrik itu disediakan negara untuk kesejahteraan, ” ucapnya dalam diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/19).

Dikatakan Ali, apa yang dilontarkan capres Prabowo sangat realistis dan bukan asal ngomong, menurut dia, ucapan sang danjen kopassus tersebut sudah tentu ada perhitungannya. Apalagi, negara telah memberikan bantuan anggaran terhadap PT. PLN.

BACA JUGA :  Dibantu Para Santri, Ulama Kharismatik Pamekasan Naik Kursi Roda Silaturrahmi Dengan Prabowo

“Apa yang disampaikan Prabowo-Sandi bener kok, karena PLN itu sudah mendapatkan subsidi, Pada tahun ini saja Tahun ini 57,1,triliun,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan, untuk menurunkan tarif listrik perlu tambahan subsidi menjadi Rp 100-120 triliun dari saat ini Rp 57 triliun.

“Kalau menurut saya bisa, tapi itu harus meningkatkan subsidi. Yang paling bisa dilakukan itu kalau dalam 100 hari,” kata Ignasius Jonan di sela kunjungan ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (11/4/2019).[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini