Terdakwa Kasus Suap Proyek PLTU Riau-1, Idrus Marham / Net

telusur.co.id – Idrus Marham, bekas Menteri Sosial di kabinet kerja Joko Widodo, yang kini menyandang status sebagai terdakwa kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1, memastikan menggunakan hak pilihnya untuk Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Idrus yang juga politikus Partai Golkar itu, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/19).

Namun Idrus merahasiakan pilihannya. “Kan pemilu itu bebas, langsung, dan rahasia,” kata Idrus.

Bersama tahanan KPK lainnya, Idrus akan menggunakan hak pilihnya Rabu, 17 April 2019, di Rutan KPK.

BACA JUGA :  52 Hoaks Serang Kedua Pasangan Capres-Cawapres Selama September 2018

KPK sebelumnya memastikan akan membantu para tahanan menyalurkan hak pilih pada 17 April nanti.

KPK berkoordinasi dengan panitia TPS 012 Guntur untuk pencoblosan bagi tahanan KPK di rutan yang berada di belakang gedung KPK. Terakhir, KPK menyampaikan ada 63 tahanan yang akan menggunakan hak pilihnya. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini