Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi / Net

telusur.co.id— Pejabat Polri diminta untuk tidak ikut berpolitik atau tetap menjaga netralitasnya dalam Pilpres 2019.

Permintaan itu disampaikan oleh Ketua Umum KAMMI Irfan Ahmad Fauzi dalam keterangannya, Rabu (3/4/19).

“Kami meminta pejabat polri harus netral dalam setiap pemilu. TIdak boleh berpihak, ini sudah menjadi amanat undang-undang untuk menjadikan polri sebagai penengah bukan pengarah kesalah satu calon” kata Irfan

Irfan menilai, jika pejabat-pejabat Polri di pusat dan daerah terlibat dalam memenangkan salah satu Paslon, akan berbahaya bagi perjalanan demokrasi di Indonesia.

BACA JUGA :  Kendaraan Pendukung Prabowo-Sandi Meluber, Juru Parkir Makin Ekstra Hati-hati

“Akan sangat berbahaya apabila pejabat Polri terlibat dalam memenangkan salah satu calon. Karena dia pasti punya sumberdaya dan kekuasaan yang besar untuk digunakan dalam politik” imbuhnya.

Irfan juha merasa heran, gegernya pemberitaan terkait dengan Kapolsek Pasirwangi Garut AKP Sulman Aziz yang mencabut pernyataannya. Dimana, awalnya mengatakan Kapolres Garut mengarahkan untuk memenagkan salah satu Paslon Pilpres, kemudian diralat.

“Saya juga heran kenapa pernyataan itu dicabut oleh pak Sulman Aziz, ada apa sebenarnya? Apalagi pencabutan itu dilakukan bertepatan dengan hari dia menghadap ke Kapolda Jabar” tandas Irfan. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini