Politisi PKS, Mardani Ali Sera.Foto:Bambang Tri P/ telusur.co.id

telusur.co.id – Politisi PKS Mardani Ali Sera emoh menanggapi pernyataan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni yang mengatakan Haram bagi PSI berkoalisi dengan PKS.

Menurut Mardani, pernyataan tersebut merupakan hal biasa dan tidak perlu disikapi secara serius.Pasalnya, setiap orang memiliki pendapat yang mesti dihargai.Oleh karenanya, PKS bakal berfikiran positif demi kemajuan negeri

“Dan bangsa ini perlu selalu berkomunikasi dengan  bahasa konstruktif bukannya dengan bahasa ancaman apalagi negatif,” ujarnya.

Terkait apakah PKS akan berkerjasama dengan PSI disuatu saat nanti, Mardani menuturkan PKS siap bekerjasama dengan semua partai yang memiliki kecintaan pada Indonesia.

BACA JUGA :  Diisukan Selingkuh, Mardani: Ini Serangan Panik Pada Gerakan #2019GantiPresiden

“PSI partai baru yang vokal dan punya semangat baru. Negeri ini perlu semua elemen kebaikan,” pungkas anggta DPR itu

Diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSI, Raja Juli Antoni mengatakan terdapat empat alasan PSI membuat pernyataan sikap tersebut. Pertama, sebagai partai nasional ideologis, partai tempatnya bernaung tidak berkoalisi dengan PKS di seluruh Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tingkat Gubernur, Bupati, Walikota di seluruh Indonesia.

“Haram bagi PSI berkoalisi dengan PKS,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan di jakarta, Selasa (9/4).

Kedua, kata Raja Juli, PSI dan PKS ibarat air dengan minyak yang tak dapat dipersatukan. Menurutnya, PSI percaya dengan demokrasi. Makanya partainya tidak membolehkan bekerjasama dengan PKS. Pasalnya partai berbasis dakwah itu  dinilai hanya menjadikan demokrasi sebagai alat untuk mendirikan pemerintahan Islam versinya. Ketiga, perolehan elektoral PKS memang hanya sekitar 6%.

BACA JUGA :  PKS ke Gerindra: Cuma Kita yang Setia

Namun,  pengaruhnya semakin membesar. Kampanye calon Presiden Republik Indonesia dinilai telah disulap menjadi acara agama yang ekslusif, seperti yang dikeluhkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Oleh karena itu saya menghimbau semua partai nasionalis berikrar untuk tidak berkoalisi dengan PKS. Tapi saya ragu apakah partai-partai nasionalis senior mau menarik garis tegas seperti yang dilakukan PSI,” ujarnya.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini