Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago. Foto:Istimewa

telusur.co.id- Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menduga, aksi mengebrak meja podium yang dilakukan oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, saat kampanye di Yogjakarta kemarin, kemungkinan ingin meniru gaya Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Namun, gaya Prabowo dinilai tidak memungkinkan seperti Trump.

Begitu disampaikan oleh Juru Bicara TKN, Irma Suryani Chaniago kepada telusur.co.id, Selasa (9/4/19).

“Karena satu sisi yang mau diambil image seperti Trump yang urakan. Tapi, tampilan (Prabowo) nggak dukung seperti Trump,” ujar Irma.

Menurut anggota Komisi IX DPR RI ini, justru ekspresi marah-marah mantan Danjen Kopassus itu, terkesan agak kasar dihadapan masyarakat. Dan, memperlihatkan karakter aslinya.

“Yang didapat dari rakyat yang ilfill adalah image kasar dan berangasan,” imbuhnya.

Disisi lain, politikus Partai NasDem ini menilai, aksi Prabowo gebrak meja podium itu seperti sudah diatur atau settingan. Karena, disetiap kesempatan gaya nya selalu sama, dan para pendukungnya terkesan tak menghiraukan, malahan lalu lalang berjalan.

“Tuh saya lihat, seperti settingan. Lihat saja tiap kesempatan marahin orang ngomong. Padahal disekelilingnya banyak yang ngomong dan lalu lalang. Sepertinya memang disetting seperti itu. Jadi lucu aja gesturnya,” tandas Irma. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini