Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono / Net

telusur.co.id – Rencana pemutaran film Kucumbu Tubuh Indahku di bioskop di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendapat protes dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Sikap keberatan bekas Wakil Wali Kota Pontianak itu disampaikan dengan mengirimkan surat kepada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat, bernomor 800/357/DKI/2019 tanggal 26 April 2019, dengan tembusan disampaikan kepada Gubernur Kalbar, pimpinan manajemen Bioskop Ahmad Yani Mega Mal, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pontianak, dan ketua KPID Kota Pontianak.

Disampaikan Edi, pihaknya keberatan atas pemutaran film tersebut serta meminta KPID Kalbar menutup akses informasi terhadap film itu, baik melalui media cetak, media sosial maupun media massa yang ada di Kota Pontianak.

BACA JUGA :  Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018 Dipusatkan di Pontianak

Sebab, film itu memberikan dampak yang negatif pada perilaku sosial masyarakat terutama adanya perilaku seksual yang menyimpang serta akan mempengaruhi cara pandang masyarakat khususnya generasi muda.

Selain itu, menurut Edi, film kontroversial itu dinilai bertentangan dengan nilai-nilai agama. Dampak lainnya bisa mempengaruhi generasi muda berperilaku menyimpang.

“Dikhawatirkan muncul anggapan bahwa perilaku yang ditayangkan dalam film itu menjadi hal yang biasa di masyarakat, hal itu yang tidak kita inginkan,” kata Edi.

Menurut dia, pihaknya sedang gencar menggalakkan program yang bertujuan mencegah dan melindungi masyarakat dari kekerasan dalam keluarga, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.

BACA JUGA :  Jokowi Prihatin Atas Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak

“Serta hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan dalam masyarakat, dengan tujuan akhir untuk menjaga keutuhan dan ketahanan keluarga.” [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini